News

AMD ikuti jejak INTEL dengan mendesain ultrabook

amd

 

Diajang CES 2012 minggu lalu banyak dipamerkan notebook dengan desain tipis dan ringan dari berbagai manufaktur. Seluruh notebook tersebut tidak lain adalah Ultrabook yang spesifikasinya berbasis Intel.

Dikutip dari Digitimes, Rabu , AMD juga berkeinginan untuk meluncurkan produk serupa, dikabarkan pihaknya akan merilis kompetitor Ultrabook tersebut pada bulan Juni 2012.

Laporan tersebut mengatakan bahwa AMD akan menawarkan platform Trinity dan produknya disebut Ultrathin. Bedanya dengan Intel, AMD lebih berfokus untuk memproduksi notebook dengan desain tipis dan ringan dengan kisaran harga 10-20 persen lebih rendah dibandingkan Ultrabook Intel.

AMD juga berharap perusahaan pembuat PC terkenal seperti HP, Acer dan Asus nantinya ikut dalam proyek notebook Ultrathin ini.

Namun nampaknya AMD kalah cepat dalam pasar ini, karena diprediksi 75 jenis Ultrabook akan mendatangi pasar pada tahun 2012 dibandingkan dengan AMD yang hanya memiliki 20 notebook saja.

Jika hal ini benar terjadi maka pasar notebook kelas ringan dan tipis akan semakin beragam, pembuat notebook juga berpikir bahwa dengan peluncuran AMD Ultrathin maka akan dapat memotong biaya lebih besar jika dibandingkan dengan Ultrabook Intel.

Categories: News | Tag: , | Tinggalkan komentar

Mengintip teknologi jaringan LTE (4G) yang tak lama lagi akan masuki Indonesia

Jakarta – Jika melihat tren yang terjadi di dunia, kemungkinan besar semua operator telekomunikasi yang mengandalkan layanan data akan mengadopsi teknologi Long Term Evolution (LTE). Begitu pun di Indonesia.

“Melihat tren yang terjadi di dunia, rasanya semua akan mengadopsi LTE. Apalagi banyak pemain WiMAx yang beralih ke LTE secara global. Salah satunya adalah Yota di Rusia yang beralih dari WiMax ke LTE,” ujar pendiri IndoLTE Forum, Heru Sutadi, Rabu (22/8/2012).

Menurutnya, fenomena yang terjadi di luar negeri, bisa saja dialami Indonesia karena WiMax belum berkembang sejak dilelang beberapa tahun lalu. “Hanya dua operator yakni First Media dan WiGo yang terdengar aksinya. Telkom saja malah mengembalikan sebagian lisensi yang dimilikinya,” ungkap Heru.

Sinyal akan berkembangnya LTE juga makin menguat dengan aksi dari pabrikan chipset lokal yang akan membuat chipset mendukung teknologi Time Duplex LTE (TDD-LTE). “Inikan seperti langkah antisipasi jika LTE berjalan di 2,3 GHz,” selidik Heru.

Menkominfo Tifatul Sembiring sebelumnya juga mengungkapkan adopsi LTE akan mulai dioperasikan tahun 2013 mendatang di frekuensi 2,3 GHz. Tifatul juga memprediksi kemungkinan, pemilik lisensi Wimax di 2,3 GHz akan beralih ke LTE karena terbuka peluang untuk mengajukan permohonan menyelenggarakan teknologi 4G itu.

“Soalnya Wimax kan belum semuanya jalan. Telkom bahkan sudah mundur dan mengembalikan lisensinya. Kalau LTE jalan, operator Wimax juga pasti mau ikutan,” kata Tifatul saat ditemui di rumah dinasnya.

Berdasarkan catatan, hingga 4 Juni 2012 sudah 33 jaringan LTE diluncurkan di dunia dengan total 80 jaringan komersial. Lembaga GSA memperkirakan hingga akhir 2012 akan ada 144 jaringan LTE di 59 negara.

Gambar dari antena pemancar sinyal LTE

Penasaran cara kerja dari jaringan LTE terebut, nih ga sangaja saya jalan2 di webnya IT Telkom dan mendapatkan sebuah pencerahan…KLIK DISINI untuk mendownloadnya

Sumber : ittelkom.ac.id | detikInet | Teknologi.news.viva.co.id

Categories: News | Tinggalkan komentar

Facebook akan luncurkan fasilitas baru !

Facebook, si raja social network infonya akan meluncurkan fitur baru untuk sistem komentarnya yaitu threaded comment system dalam waktu tak lama lagi. Menurut Mashable, Facebook sedang mengeksplorasi fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk membalas komentar tertentu yang diposting di Timeline. Meredith Chin dari Facebook telah mengkonfirmasi tentang publikasi bahwa Facebook sedang melakukan pengetesan dari cara baru menambah komentar dari posting di Facebook.  Sebenarnya fitur komentar semacam ini sudah cukup umum pada sistem komentar Disqus maupun Facebook comment di blog (bukan di dalam Timeline Facebook).

Jadi pengguna dapat membalas pada komentar lain, sama seperti membalas posting aslinya, begitulah kata Chin kepada Mashable.

Kalau memang Facebook akan meluncurkan fitur in memang dirasakan hal ini akan berguna karena lebih memperjelas percakapan yang terjadi melalui komentar di Timeline. Dan hal ini juga membuat pengguna tidak harus mentag orang yang dikomentari supaya dapat melihat balasan komentar.

Credit by Beritateknologi.com

Categories: News | Tinggalkan komentar