Perbedaan SLI dan Crossfire pada Graphic Card (VGA)

SLI

 

4-25-10-4804waysli
 
 
SLI (Scan Leave Interface) pertama kali diperkenalkan oleh 3dfx pada tahun 1998 dengan graphics card mereka yaitu Voodo 2. Hingga pada saat ini membuat banyak GPU (Graphics Processing Units) bekerja bersamaan pada 1 output.Cara kerja Scan Leave Interface pada 3dfx berbeda dengan SLI (Scalable Link Interface) sekarang. Pada Scan Leave Interface masing-masing GPU mengerjakan line yang berbeda. Bisa dibilang GPU1 mengerjakan line ganjil, dan GPU2 mengerjakan line genap.

Pada tahun 2004 Nvidia membeli 3dfx dan teknologi SLI setelah itu dengan beberapa pembaruan konsep pada Scan Leave Interface maka munculah teknologi Scalable Link Interface.

Intinya teknologi SLI adalah menggabungkan VGA sejenis dalam satu computer untuk meningkatkan kemampuan VGA tersebut.Penggabungan SLI ini tidak dapat sembarangan dilakukan pada setiap computer karena untuk menjalankan fitur SLI ini harus menggunakan motherboard yang support dengan fitur SLI tersebut dan yang terpenting menggunakan SLI bridge.
 
 
 
CrossFire
 
 
Image_00

Sebagai rival ATi tentu tidak akan tertinggal dibelakang. Perbedaan terbesar antara CrossFire dan SLI adalah video cards tidak memerlukan GPU yang sama. Tetapi ada limitasi ketika memakai kedua GPU tersebut.

Secara garis besar sebenarnya teknologi SLI dan CrossFire tidak jauh berbeda yaitu sama – sama menggabungkan dua atau lebih VGA add on untuk meningkatkan kemampuan VGA.
CrossFire terbagi menjadi 3 generasi :
  1. Generasi Pertama (CrossFire)
    Pada generasi pertama memiliki 2 masalah utama diantaranya :

    • Masalah pertama mereka membutuhkan Master Graphics Cards yang biasanya disebut CrossFire Edition yang berbeda dengan regular model dan dijual terpisah. Contohnya adalah X850 CrossFire Edition dan X850 XT. Anda tidak dapat memasang X850 XT 2 buah untuk CrossFire.
    • Masalah kedua adalah mereka membutuhkan external cable untuk berkomunikasi yang biasanya disebut DMS. Bentuknya sama dengan DVI tetapi mereka memiliki lebih banyak pin.
      Versi CrossFire ini bisa mendapatkan resolusi hingga 2560×1600, sama dengan SLI.
  2. Generasi Pertama (Native CrossFire)

    Generasi kedua dari CrossFire telah menyelesaikan 2 masalah utama dari generasi sebelumnya. Yaitu dengan meniadakan Master card dan sudah menggunakan Native CrossFire bridge untuk jalur komunikasi antar graphics card.
    Native CrossFire bisa mendapatkan resolusi hingga 2560×2048. Meningkat dari generasi sebelumnya.

  3. Generasi Ketiga (CrossFireX)

    Generasi terakhir dari CrossFire, dimana Native CrossFire bisa dipasang pada 4 graphics cards.
    Akhir-akhir ini AMD sering menyebut CrossFire menjadi CrossFireX.

 

Credit by : hardware.info ;

Categories: Hardware | Tags: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Ada Tambahan ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: